Pages: [1] 2 3 4 ... 7   Go Down
Print
Author Topic: Lanjutan Cara menyetel klep  (Read 16249 times)
0 Members and 1 Guest are viewing this topic.
Salimvw
Hero Member
*****

Reputasi: +20/-0
Offline Offline

Posts: 2.632


vw ga ada matinya.


WWW
« on: November 29, 2008, 11:51:07 AM »

Penyesuain klep adalah suatu peraturan yang reguler untuk mesin vw yang harus dilakukan setiap 4000 km melakukan pemeriksaan terhadap kerenggangan klep. Alat-alat yang yang dibutuhkan adalah kunci ring 13mm, obeng men, fuller, kunci untuk busi, serta kunci 19/21mm, untuk memutar poly atas. Alangkah baiknya penyetelan klep dilakukan pada saat mesin dalam keadaan  dingin, atau kita merencanakan besok mau menyetel klep, diamkan semalaman,  esok pagi baru ita lakukan pekerjakan tersebut.

Langkah pertama yang kita lakuan adalah menetralkan preneleng atau tranmisi dalam keadaan netral, selanjutnya mencabut kabel busi, dan melepas ke empat busi. Dan membersihkan busi dari kerak-keraknya, atu bisa disikat dengan sikat kawat, dengan ke empat busi yang terlepas kita akan lebih mudah memutar mesin lewat poly atas . kita akan melihat titik (top) pada poly crankshaft atau tulisan TDC untuk poly almunium tersebut ada dipuncak atas untuk selinder head 1, ( atau bisa dilihat dengan obeng dari lubang busi piston tersebut berada di posisi puncak.) Lepaskan tutup distributor/delco dan  rotor di posisi menujukan kabel busi ke busi no 1. sekarang kita berada pada titik top ke silinder .

Sekarang kita harus merayap, merangkak di bawah kolong sisi kanan vw dan membuka tutup katup dari sebelah kanan dari silinder . Menggunakan obeng besar dengan cara mencongelnya kawat tersebut dari atas kebawah., lalu kita buka tutup selinder tersebut, jika gabus atau gasket cover selinder head putus, harus diganti.(yang diberi tribon lebih baik tutup/covernya aja, sedang di selinder headnya gak perlu di beri tribon).

Perhatikan klep-klep ke 1, ada dua katup yang kedua-duanya(in & ex) harus tertutup sepenuhnya juga katup ke tiga (in/katup isap) pada selinder ke 2 (busi no. 2) juga ikut tertutup, kecuali katup keempat (ex/katup buang) akan terbuka. Untuk melakukan perubahan klep, ambil kunci 13mm, putar berlawanan arah jarum jam baut rocker arm/mengendurkanya, lalu gunakan obeng men sedang untuk memutar skrup(adjusting screw) jarak/ selah , lalu selipkan fuler (sesuai yang kita inginkan, untuk katup buang/ex .. ? sedang katup hisap/in…? ) ada yg disamakan, lalu mengencangkan kembali. Seperti yg sudah saya tulis di atas, dikalangan penggemar vw, saya yakin kontroversi penyetelan kerenggangan klep akan selalu muncul. yang pasti, masing-masing Spare part punya kelebihan dan kekurangan, tergantung keperluan kita yang mau memakai/pemilik vw itu sendiri.

Setelah selesai penyetelan ke dua klep pada selinder 1(busi no.1), kita harus mundur keluar kolong untuk memutar mesin berlawanan dengan arah jarum jam/kekiri, 180 derajat sampai rotor membawa kabel busi menuju selinder ke 2.(busi no. 2) Urutan pengapian untuk silinder vw adalah 1-4-3-2, dan mesin secara normal berputar arah jam. Maka ketika kita memutar mesin berlawanan arah jarum jam, kita mengikuti order 1-2-3-4. lebih mudah, karena posisi 1-2, berada di sebelah kanan, saat di kolong bisa menyetel dua buah selinder 1 & 2.

Sekarang, anda melakukan penyetelan klep pada selinder 2 (busi no. 2) dengan cara yang sama lakukan seperti silinder 1(busi 1) ketika selesai memasang tutup selinder dengan membasukan obeng kebagian bawah kawat, lalu mendorongnya keatas. keluar dari kolong dan memutar mesin lagi 180 derajat berlawanan arah jarum jam, yang membawa silinder 3 (busi no. 3) Kita sekarang dalam posisi untuk penyetelan klep pada selinder 3 pada sisi kiri sisi dari mesin, secara alami merangkak lagi kekolong sebelah kiri vw.,sama seperti yang kita lakukan sebelah kanan (membuka tutup selinder & menyenyel klep)

Begitu kita selesaikan tugas pada selinder 3 (busi no. 3), bergegas keluar kolong lagi lalu memutar mesin lagi 180 derajat ..berlawanan arah jarum jam, membawa ke silinder 4 (busi no.4) untuk penyetelan klep. Begitu selesai penyetelan klep, kita pasang kembali tutup selinder. Selanjutnya memasang kembali 4 buah busi, untuk jarak/kerenggangan busi biasanya ada tertera di busi itu sendiri., kemudian memasang kabel businya dan memasang lagi tutup distributor/delco. Semoga tulisan ini bisa bermanfaat,
« Last Edit: December 02, 2008, 12:35:59 AM by Salim-limpong » Logged

Sandhe1303
Sr. Member
****

Reputasi: +0/-0
Offline Offline

Posts: 340


My Love affair


« Reply #1 on: December 02, 2008, 10:28:01 AM »

Penjelasan yanglengkap.
Makasih Om Salim...
Logged
Wahyu "KdF" Bonne
Hero Member
*****

Reputasi: +16/-1
Offline Offline

Posts: 3.170



« Reply #2 on: December 02, 2008, 05:47:38 PM »

viva volks,

Lumayan untuk Warming-Up sebelum acara Coaching Clinic.

Btw, OmSANDHE juga bagi-bagi elmunya tentang setting Karbu doooonnnkkk ...?"
Biar OldVolks sodara-sodara kita bisa tuambah nguaciiiirrr .... Grin Grin Grin Grin


---
 Smiley
Logged

"OldVolks VW Is NEVER DIES.." Salam Hormat Penuh Cinta."
Salimvw
Hero Member
*****

Reputasi: +20/-0
Offline Offline

Posts: 2.632


vw ga ada matinya.


WWW
« Reply #3 on: December 02, 2008, 08:41:07 PM »

Penjelasan yanglengkap.
Makasih Om Salim...

sama-sama bang Sande, tidak ada salahnya, apabila para suhu vw juga menuangkan tulisan mengenai perawatan vw yang lain, paling tidak pemilik vw dapat antisipasi,..gambaran, bila ada problem tentang vwnya. jangan takut yang punya bengkel vw gak laku, karena setiap pemilik vw belum tentu memiliki bakat merangkap menjadi mechanic.lebih mulia punya setitik keahlian  diberikan pada orang lian, dari pada dibawa mati dengan sia-sia.semoga vw tetap legenda yang berkenjangan.

salim, smi.
Logged

Brem77
Full Member
***

Reputasi: +0/-0
Offline Offline

Posts: 105


Brem... breeemmmmm


« Reply #4 on: January 19, 2009, 08:02:31 PM »

Tremakasih MR SS (suhu Salim) he he he
Mas, silinder head ku beberapa waktu yang lalu netes oli, lumayan banyak. kata mas kan "yang diberi tribon lebih baik tutup/covernya aja, sedang di selinder headnya gak perlu di beri tribon" kalo dikasi tribon di silinder headnya biar gak bocor bisa ngak? ada efecnya kah kalo kita neriboninnya terlalu tebal? atau ada kemungkinan lain penyebab kebocoran selain paking dan tribon? gimana penanggulangannya?

Salam dari JKT

Bremmmm bem bem.... bem
Logged
Salimvw
Hero Member
*****

Reputasi: +20/-0
Offline Offline

Posts: 2.632


vw ga ada matinya.


WWW
« Reply #5 on: January 19, 2009, 08:27:48 PM »

Bersihkan ke dua cover selinder/tutup selinder yg akan diberi tribon, dengan amplas duko, bisa dengan air dan sabun. sampai bener-bener bersih/mengkilat, keringakan lalu paskan gasket/sil selider pada cover selinder, biasanya kurang melar(tarik sedikit/diurut agar pas melingkarnya). Baru cover selinder di kasih tribon yang rata, tempelkan gasket/sil tsb. lap yang bersih permukaan selinder. baru pasang cover tsb, tunggu beberapa saat agar tribin tsb kering.llebih lama lebih bagus. apakah permukaan selinder anda sudaha ada cacat/masih mulus. mungkin bisa dari ritaining spring/per/kawat mengunci yng sdh lemah. di preskan lagi atau bisa di ganjamh dgn 2 bh mur, tapi kalau dilihat kurang bagus.

Kalau diselinder di beri tribon, nanti bila mau stel klep, meski nyiapin lagi gasket/sil, ada dua macam yg karet dan gabus(kalau yg gabus bagus yg ada didlm packing set of germany.
kalau beli eceran yg karet aja murah kok, lima ribuan satunya.
Logged

Brem77
Full Member
***

Reputasi: +0/-0
Offline Offline

Posts: 105


Brem... breeemmmmm


« Reply #6 on: January 22, 2009, 02:50:25 PM »

Wow terimakasih penjelasannya jelas gamblang bener...
Mr SS
Combi biruku pernah turun mesin lantaran klepnya patah... sehernya sampe bolong... sebenernya gimana sih cara menjaga keawetan klep, gimana cara memprediksi keausannya, mengkalkulasi kekuatannya, biar kita pd dan ngak bingung.... thx


Bremmmmmmm.... bem bem klek klekkk kleccckkkkkkkk.... bleg
Logged
Salimvw
Hero Member
*****

Reputasi: +20/-0
Offline Offline

Posts: 2.632


vw ga ada matinya.


WWW
« Reply #7 on: January 23, 2009, 08:20:07 PM »

Wow terimakasih penjelasannya jelas gamblang bener...
Mr SS
Combi biruku pernah turun mesin lantaran klepnya patah... sehernya sampe bolong... sebenernya gimana sih cara menjaga keawetan klep, gimana cara memprediksi keausannya, mengkalkulasi kekuatannya, biar kita pd dan ngak bingung.... thx


Bremmmmmmm.... bem bem klek klekkk kleccckkkkkkkk.... bleg
Boring 1600cc/1700cc, kalau selinder head  melebihi standar pabrik in-val 33.1 - ex-val 35.6,(Setting sendiri/dirubah in-val 35.6 - ex-val 40.2)dan menambah carbu yg two barel, atau yang lebih gede  lagi, memang tarikan enteng,tapi ruang bakar yang tidak seimbang,kalau buat jalan 100km rata-rata, kecepatan diatas 100km/jam, dibuka busi, bagus sekali kuning,
pembakaran sempurna, tapi itu over,  busi panas, pecah dan mengganjal klep, akhirnya klep ikut patah dan piston pun hancur, saya pernah setting selinder sendiri umurnya dua tahun,jebol klep dalam kecepatan tinggi/ saat enaknya lari, kecuali menggunakan selinder Empi ori dengan boring 18/2000. kalau smua std pabrikan, dr carbu, boring, selinder, gak ada masalah, enjoy aja..
Logged

Brem77
Full Member
***

Reputasi: +0/-0
Offline Offline

Posts: 105


Brem... breeemmmmm


« Reply #8 on: January 28, 2009, 01:14:11 PM »

Mbah SS
Mesin saya sebelum patah klep, memang agak kasar bunyinya. prediksi montir saat itu, bunyi metal duduk dan timing gear sudah sopran sekaleee... lampu olie dah suka kedap kedip kalo langsam atau turun gas padahal oli dalam batas wajar di tengah2... gak kebayang bakalan patah klep. Saat patah kecepatannya sekitar 20-40km, terjadi pada perpindahan dari gigi 2 ke gigi 3. tiba2 bunyi klack klack klack rada dominan, mesin mati. Dalam keadaan jalan saya pejet tombol starter (bukan masuk gigi dua lepas kopling). mesin nyalah tapi pas narik lagi mau masuk ke gigi 3 dah bunyi klock klock klock... dan mesinpun macet cet gak bekutik.
Setelah di bongkar; klep patah, silinder head bopal2, kepala busi remuk gak bisa di copot, seher bolong... komposisi mesin saat itu semua standart; boring set 1600cc, pompa bensin standart, cam standart, kruk as standart, karburator solec 31pict, gak ada beban kompresor ac...
prediksi montir; kompresi antar boring beda2 otomatis mengakibatkan patah klep
pertanyaan
1. apa bener prediksi montir itu?
2. Apa kesalahan penyetelan bisa mengakibatkan patah klep?
3. Apakah penyetelan klep juga bisa untuk menyetel kepampatan kompresi?
4. Baiknya pake klep yang mana? cara memilih klep yang baik? merek apa?
5. Penyelarasan jenis busi dan klep gimana? merek yang dianjurkan?
6. Gimana memilih busi yang masih layak pakai?
7. Gimana memprediksi kekuatan klep? kapan harus diganti? gimana merawatnya?
8. Cara memilih silinder head second hand yang baik? cara me rebuildnya?
9. Pengaruh pengecatan warna pada silinder head dan tutupnya?
10. Masih banyak pertanyaannya neh... perlu nambah sajen ngak mbah... he he he

Makasih Ilmunya
Logged
ß.e.n.z.
Sr. Member
****

Reputasi: +8/-0
Offline Offline

Posts: 458


-ßoomßoom-


« Reply #9 on: January 31, 2009, 01:59:36 PM »

Saya punya Tools ini nich untuk nyetel klep VW...




Lupa duluuuuu banget belinya di mana...

Jadi, di ujung Tools itu ada kunci pas ukuran 12 (??) yang pas dengan bautnya setelan Klep. Ada puteran (warna kuning) yang terhubung dengan semacam Obeng.  Jadi, dikendorin pake kunci pas, lalu puter-puter sampai pas, kencengin lagi... Penyetelah klep jadi lebih mudah...

Logged

... if its not air cooled its not a real Volkswagen ...
Salimvw
Hero Member
*****

Reputasi: +20/-0
Offline Offline

Posts: 2.632


vw ga ada matinya.


WWW
« Reply #10 on: January 31, 2009, 07:54:54 PM »

apa tools itu mau di pinjamkan ke saya selamanya? terima kasih, dan berapa maharnya?
Logged

ß.e.n.z.
Sr. Member
****

Reputasi: +8/-0
Offline Offline

Posts: 458


-ßoomßoom-


« Reply #11 on: February 02, 2009, 08:12:10 AM »

apa tools itu mau di pinjamkan ke saya selamanya? terima kasih, dan berapa maharnya?

Hehe...
Lha, lalu saya nyetel klep si ßoomßoom dan sodara-sodaranya nanti pake apa...??
Saya coba ingat-ingat dech dulu belinya di mana... Udah lama sekali sich, waktu masih punya Dakota. Mudah-mudahan teringat dan tokonya masih ada...
Logged

... if its not air cooled its not a real Volkswagen ...
umar
Newbie
*

Reputasi: +0/-0
Offline Offline

Posts: 5



« Reply #12 on: February 09, 2009, 06:14:01 AM »

Selamet pagi Om Salim,
saya punya salah satu vw stelan klep selalu berubah-ubah, tiap sehabis perjalanan jauh atau perjalanan berat (najak) kurang dari 100 km stelan klep berubah.
Bagaimana Om, apa yang harus saya lakukan biar stelan klep tetap minimal sampai 4000 km...karena berubahnya stelan klep berakibat ke tenaganya.
Terima kasih atas pencerahannya,

Salam klep,

umar
Logged
Salimvw
Hero Member
*****

Reputasi: +20/-0
Offline Offline

Posts: 2.632


vw ga ada matinya.


WWW
« Reply #13 on: February 09, 2009, 12:21:11 PM »

Selamet pagi Om Salim,
saya punya salah satu vw stelan klep selalu berubah-ubah, tiap sehabis perjalanan jauh atau perjalanan berat (najak) kurang dari 100 km stelan klep berubah.
Bagaimana Om, apa yang harus saya lakukan biar stelan klep tetap minimal sampai 4000 km...karena berubahnya stelan klep berakibat ke tenaganya.
Terima kasih atas pencerahannya,
Salam klep,
umar
Barang kali nut and adjusting screw atau gampangnya mur baut rocker arm/ penyetel klepnya  bukan yang ori/atu mungkin sudah jelek/pendek, meng insatal yang baru aja 8 biji untuk R/L, murah kok, penyetelan klepnya diwaktu mesin dalam keadaan  dingin, berubahnya stelan klep berpengaruh pada tenaga juga pada bahan bakar, celah klepnya,  untuk vw kendaraan harian saya samakan 1n & exnya = 0.15.
Logged

ß.e.n.z.
Sr. Member
****

Reputasi: +8/-0
Offline Offline

Posts: 458


-ßoomßoom-


« Reply #14 on: February 18, 2009, 02:16:16 PM »

Nyetel klep buat saya adalah pekerjaan yang cukup menyenangkan... Yang tidak menyenangkan: setiap selesai stel klep, selalu ada kebocoran olie dari tutup klep...

Memang katanya, idealnya sich, setiap stel klep atau bahkan buka tutup itu, ganti seal gabusnya. Cumaa... walaupun mungkin tidak terlalu mahal, tapi untuk belanjanya itu lho... Jauh dan di daerah macet berat.

Selama ini saya selalu mengolesi Silicone Blue setiap kali habis stel klep. Kalo lagi beruntung, nggak bocor. Kalo lagi nggak bocor, males banget bukanya lagi, karena yang sering terjadi, hampir selalu bocor...

Ada Tips yang mak nyoes untuk menyikapi ini...??
Logged

... if its not air cooled its not a real Volkswagen ...
Pages: [1] 2 3 4 ... 7   Go Up
Print
 
Jump to: